Mencengangkan! Ternyata Hal asal Dibalik Nama Jogjakarta Malioboro

asal-usul Jalan Malioboro Yogyakarta

Mereka mengatakan, Jogjakarta adalah kota kenangan. kenangan Snapshot akan berputar secara otomatis dalam pikiran Anda ketika Anda berjalan jalan-jalan yang paling ikonik di kota yang hangat ini, yaitu Jalan Malioboro. Tidak tahu kapan tepatnya jalan ini tiba-tiba menjadi populer di kalangan penduduk setempat dan wisatawan. Sebab, saat mengunjungi Jogjakarta belum afdol jika Anda tidak mengambil gambar di plang besi bertuliskan nama Jalan Malioboro. Nah, bagi anda merencanakan liburan ke Jogjakarta, pastikan Jalan Malioboro juga berada di daftar mana harus Anda pergi ya. Anda bisa datang ke tempat ini menggunakan biaya mobil atau penyewaan sewa bus pariwisata Jakarta untuk Anda yang tinggal di wilayah Jabodetabek.

Menelusuri asal-usul Jalan Malioboro Yogyakarta

Apa hal pertama yang Anda ingat ketika mendengar nama Jalan Malioboro? Iron plang? Arcade belanja? Atau ramai tapi hangat suasana? Ya, saya pikir pendapat di atas tidak cukup lengkap untuk menggambarkan tayangan tayangan Anda ketika nama jalan mengingat satu ini. Yang paling ikonik jalanan di Jogjakarta telah lama terkenal di kalangan wisatawan lokal dan asing. Bahkan jalan juga digunakan untuk menarik wisatawan oleh ketersediaan tempat belanja untuk berbelanja souvenir Jogja.

Yang mengatakan, setelah nama jalan diambil dari nama seorang jenderal Inggris yang pernah tinggal di Jogjakarta. Nama umumnya adalah Duke of Marlborough. Karena banyak orang yang mengagumi sosoknya, maka namanya dikenang menjadi nama jalan seperti yang kita kenal sekarang. Namun, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa nama Malioboro diambil bukan nama seorang jenderal Inggris, bukan bahasa Sansekerta. Dalam bahasa Sansekerta, Malioboro berasal dari kata memiliki arti malyabhara karangan bunga hiasan. Nama Malioboro juga mulai sering digunakan setelah Perjanjian Giyanti mereka di tahun 1755. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang asal-usul Jalan Malioboro, sebaiknya Anda datang langsung ke Yogyakarta dengan menggunakan mobil pribadi atau biaya sewa bus pariwisata di Tangerang untuk meminimalkan anggaran Anda.